PLTMH dengan kapasitas di atas 10 kW sudah mampu menjalankan berbagai mesin perbengkelan, seperti mesin bor, gerinda, dan mesin las dengan daya yang lebih besar. Oleh karena itu jika tidak ada bengkel mekanik yang dekat dengan lokasi PLTMH, maka dianjurkan untuk membangun bengkel mekanik yang mampu memperbaiki beberapa komponen turbin. Dengan demikian perbaikan kerusakan dapat dilakukan lebih cepat, dan kontinyuitas penyediaan listrik bagi konsumen akan lebih baik.

Mesin dan Perkakas Bengkel Mekanik sama dengan Bengkel Reparasi dengan tambahan mesin bor duduk, dan gerinda untuk mengasah mata pisau bor, dan perkakas lainnya. Jika usaha bengkel sudah berkembang, untuk mempercepat kerja dan meningkatkan kualitas pekerjaan maka kelengkapan mesin dan perkakas dapat ditambah sesuai kebutuhan. Pada tahap awal, sebagian pekerjaan dapat dilakukan secara manual dengan perkakas yang ada, seperti memotong baja profil dapat dilakukan dengan gergaji tangan, tetapi akan lebih cepat jika menggunakan mesin gerinda cut-off.  

kerja bor 

Bengkel mekanik membutuhkan bangunan permanen untuk memasang mesin bor, gerinda, perkakas tanggem, catok, dsb. Lantai kerja berada dalam ruang yang teduh, kering, dengan ventilasi yang baik, terlindung dari curah hujan dan percikan air. Mesin bor dan gerinda dipasang permanen pada meja yang kokoh. Mesin handy-tool dan perkakas dapat disimpan dalam kotak alat (tool box) yang mudah dipindahkan dan disimpan di gudang. Daftar alat tipikal yang harus tersedia pada bengkel mekanik dasar adalah sebagai berikut :

Mesin dan Perkakas Bengkel

  • Alat Las ; Inverter DC, 10-125 A, 3 kW,  Earth cable clamp, Electrode holder clamp, Helm las listrik
  • Bor Duduk ; 16 mm, 1 PK
  • Gerinda Duduk; 3/4 PK
  • Gerinda Tangan
  • Bor Tangan
  • Tanggem
  • Perkakas : kunci pas, obeng, tang, palu, gergaji besi, kikir, pahat, burner,  dsb

 

Sumber Daya Listrik

Listrik untuk bengkel sebaiknya di sambungkan langsung dari kabel transmisi, 3 phasa dengan trafo tersendiri yang dilengkapi dengan pentanahan yang memadai.

Motor penggerak mesin dan inverter alat las akan memberikan beban induktif yang akan mempengaruhi kerja dari sistem IMAG. Oleh karena itu jika generator menggunakan motor induksi maka perlu dilakukan pemasangan kapasitor di masing-masing mesin untuk mengkompensasi beban induktif oleh mesin tersebut. Jika memungkinkan, lebih baik mengganti IMAG dengan generator sinkron.

 

Kapasitas Bengkel

Kemampuan bengkel sangat tergantung dari pengetahuan, ketrampilan, dan kreativitas operator. Kemampuan operator akan berkembang sesuai dengan tantangan pekerjaan dan fasilitas yang tersedia, mereka dapat belajar dari pengalaman, tetapi kerja bengkel adalah pekerjaan yang berbahaya. Oleh karena itu operator bengkel harus memiliki pengetahuan dan ketrampilan dasar, minimal berpendidikan sekolah teknik mekanik dasar. Bengkel Mekanik Dasar dengan mesin dan perkakas yang lebih lengkap dibandingkan bengkel reparasi, sudah tentu dapat memperbaiki instalasi PLTMH seperti bengkel tersebut dengan tambahan kemampuan sebagai berikut :

  • Perbaikan ulir pada mur dan baud
  • Membuat teralis baru untuk saringan pada weir, rumah turbin,  pintu air, dsb.
  • Reparasi lubang poros pulley
  • Membuat alat bantu untuk pekerjaan reparasi, seperti membuat Bearing Puller

 Selain dari perbaikan dan penggantian komponen turbin, bengkel mekanik dasar juga dapat menerima jasa reparasi dan pembuatan perkakas logam sebagai berikut:

  • Pengelasan baja untuk berbagai keperluan
  • Reparasi rangka sepeda motor, traktor tangan, body mobil, dsb
  • Reparasi mesin jahit, border, dsb
  • Pembuatan berbagai perlatan pertanian, seperti arit, cangkul, garpu, sekop, dsb
  • Pembuatan berbagai pisau untuk kerajinan kayu, bambu, kulit, dsb
  • Pembuatan mesin dan perkakas sederhana agro industri.

 

 Mesin Bor Duduk

Fungsi utama Mesin Bor Duduk adalah untuk melubangi benda kerja dengan presisi yang sukar dicapai jika kita menggunakan bor tangan. Lubang yang presisi dibutuhkan pada perbaikan lubang poros pulley, lubang untuk pembuatan ulir, dsb. Selain pembuatan lubang, mesin bor duduk dengan tambahan alat bantu dapat juga untuk melakukan reaming pada pekerjaan over boring motor bakar.

 bor duduk

 

Mesin Gerinda Duduk

Fungsi utama gerinda duduk adalah untuk mengasah mata bor, tetapi dapat juga digunakan untuk mengasah pisau lainnya, seperti mengasah pisau dapur, golok, kampak, arit, mata bajak, dan perkakas pisau lainnya.  

Selain untuk mengasah, gerinda duduk dapat juga untuk membentuk atau membuat perkakas baru, seperti membuat pisau khusus untuk meraut bambu, membuat sukucadang mesin jahit, membuat obeng, atau alat bantu lainnya untuk reparasi turbin dan mesin lainnya.

 gerinda duduk

Ragum

Pekerjaan tersebut di atas membutuhkan pemegang yang kokoh, oleh karena itu bengkel mekanik harus dilengkapi perkakas seperti tanggem untuk menggenggam  benda kerja yang sedang dikikir atau digerinda dengan presisi. Dengan mesin dan perkakas dapat dibuat berbagai jig dan fixture untuk mempermudah kerja dan meningkatkan kualitas hasil kerja.

ragum

1 Response to “Bengkel Mekanik Dasar”


  1. 1 rozi Juli 2, 2010 pukul 6:51 am

    trimakasih atas artikelnya……


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s





%d blogger menyukai ini: